SUMEDANG, RUANGIMAGI.com – Kabar membanggakan datang dari dunia medis Jawa Barat. RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang resmi mencatat sejarah dengan sukses melakukan operasi Stereotactic Brain Lesioning (SBL) pertama di Jawa Barat untuk pasien Parkinson, Rabu (11/2/2026).
Operasi berteknologi tinggi ini dipimpin langsung oleh dr. Arief S. Handoko, dokter spesialis bedah saraf RSUD. Momen bersejarah tersebut bahkan disaksikan secara langsung oleh keluarga pasien, jajaran manajemen rumah sakit, hingga perwakilan fasilitas kesehatan di Sumedang.
Direktur RSUD, dr. Enceng, menyebut keberhasilan ini sebagai “game changer” layanan kesehatan daerah.
“Ini operasi SBL pertama di Jawa Barat. Pasien yang sebelumnya hanya mengandalkan obat dan belum optimal, kini punya harapan baru lewat tindakan operasi,” ujarnya penuh optimisme.

8 Tahun Melawan Parkinson, Kini Bangkit Lagi
Pasien diketahui seorang notaris lansia yang sudah sekitar delapan tahun berjuang melawan Parkinson’s disease. Dalam satu bulan terakhir, kondisinya memburuk hingga hanya bisa terbaring dan sulit bergerak mandiri.
Gejala tremor hebat, langkah tak seimbang, hingga kekakuan otot membuat aktivitas sehari-hari nyaris lumpuh total. Namun lewat prosedur SBL, harapan itu kembali menyala.
Teknologi Presisi, Hasil Maksimal
SBL adalah teknik bedah saraf presisi tinggi yang menargetkan titik tertentu di otak untuk menekan gejala Parkinson. Tremor bisa ditekan hingga 90 persen, sementara kekakuan dan perlambatan gerak berkurang hingga 70–80 persen.
Prosedurnya? Pasien tetap sadar dengan bius lokal. Dokter membuat lubang kecil sekitar 3 cm di tengkorak, lalu menggunakan teknologi radiofrequency untuk menciptakan lesi terkendali pada saraf penyebab gangguan.
Canggih, presisi, dan kini tersedia di Sumedang.
Ditanggung BPJS, Tak Perlu Rogoh Kocek Puluhan Juta
Kabar baik lainnya, tindakan ini bisa ditanggung oleh BPJS Kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sesuai indikasi medis.
Jika dilakukan secara mandiri, biaya operasi ini bisa mencapai Rp74 juta. Namun dengan penjaminan BPJS, pasien tidak perlu mengeluarkan biaya besar.
RSUD juga siap membantu proses pengaktifan kembali kepesertaan PBI yang tidak aktif melalui koordinasi dengan Dinas Sosial.
Layanan Makin Naik Level
Keberhasilan ini jadi bukti bahwa layanan kesehatan unggulan tak harus selalu ke kota besar. RSUD Umar Wirahadikusumah membuktikan bahwa teknologi bedah saraf modern kini hadir lebih dekat dengan masyarakat.
Sumedang naik level. Layanan medis makin progresif. Dan yang paling penting: harapan untuk pasien Parkinson kini semakin nyata.

