Sumedang Cetak Sejarah! Sekolah Rakyat Pertama di Indonesia Resmi Gelar MPLS, 501 Siswa Siap Menjemput Masa Depan

Sumedang Cetak Sejarah! Sekolah Rakyat Pertama di Indonesia Resmi Gelar MPLS, 501 Siswa Siap Menjemput Masa Depan

RUANGIMAGI.COM, SUMEDANG — Kabupaten Sumedang kembali menorehkan sejarah di tingkat nasional. Sekolah Rakyat Terintegrasi Sumedang resmi menjadi yang pertama di Indonesia melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi para siswanya.

Sebanyak 501 peserta didik dari jenjang SD, SMP, hingga SMA memulai hari pertama mereka di lingkungan sekolah berasrama yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto. Pembukaan MPLS dilakukan langsung oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir di Kampus Sekolah Rakyat Terintegrasi Sumedang, Selasa (14/7/2026).

Momen ini bukan sekadar pembukaan tahun ajaran baru. Lebih dari itu, menjadi penanda dimulainya sebuah harapan baru bagi ratusan anak dari keluarga kurang mampu untuk mengubah masa depan melalui pendidikan.

Pendidikan Berkualitas untuk Semua

Dalam sambutannya, Bupati Dony menegaskan bahwa tujuan negara adalah melindungi, melayani, mencerdaskan, dan menyejahterakan seluruh rakyat tanpa membedakan latar belakang ekonomi.

Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan kesempatan yang sama kepada setiap anak Indonesia.

“Pak Presiden Prabowo memiliki gagasan besar melalui Sekolah Rakyat. Ini adalah ikhtiar agar seluruh anak bangsa memiliki kesempatan yang sama memperoleh pendidikan yang layak. Tidak boleh ada satu pun anak Indonesia kehilangan masa depannya hanya karena keterbatasan ekonomi,” ujar Dony.

Ia menambahkan, program tersebut menjadi strategi penting dalam memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.

“Anak-anak dari keluarga kurang mampu harus mendapatkan fasilitas pendidikan terbaik. Mereka memiliki hak yang sama untuk bermimpi, belajar, dan sukses. Pendidikan adalah jalan paling efektif untuk mengubah kehidupan,” katanya.

Sumedang Jadi Pelopor Nasional

Tak hanya menjadi lokasi berdirinya Sekolah Rakyat permanen, Sumedang juga dipercaya sebagai daerah pertama di Indonesia yang menyelenggarakan MPLS.

PIC Sekolah Rakyat Terintegrasi Sumedang, Herman Koswara, mengatakan sebanyak 501 siswa akan belajar di sekolah tersebut yang terdiri dari jenjang SD, SMP, dan SMA.

Menariknya, Sekolah Rakyat Sumedang juga menerima peserta didik dari luar daerah, yakni 60 siswa dari Kota Tasikmalaya dan 30 siswa dari Kabupaten Garut.

“Ini menjadi kebanggaan bagi Sumedang. Kami dipercaya menjadi pelopor pelaksanaan MPLS Sekolah Rakyat di Indonesia. Daerah lain masih dalam proses pembangunan, sementara Sumedang sudah siap menerima siswa,” ujarnya.

Semua Difasilitasi Negara

Salah satu keunggulan Sekolah Rakyat adalah seluruh kebutuhan peserta didik ditanggung pemerintah.

Mulai dari tempat tinggal di asrama, makan tiga kali sehari beserta makanan selingan, seragam, sepatu, perlengkapan sekolah, hingga perangkat pembelajaran berbasis digital telah disiapkan sejak hari pertama.

“Orang tua cukup mengantarkan anak dan mendoakan mereka. Seluruh kebutuhan selama belajar telah menjadi tanggung jawab pemerintah,” jelas Herman.

Pembelajaran di Sekolah Rakyat juga mengadopsi sistem digital sehingga seluruh siswa menggunakan laptop sebagai media belajar sehari-hari.

Program ini merupakan hasil kolaborasi lintas kementerian, mulai dari Kementerian Pekerjaan Umum yang membangun fasilitas sekolah hingga kementerian dan lembaga lain yang mendukung operasional pendidikan.

Awal Perjalanan Menuju Masa Depan

Bagi Bupati Dony, MPLS bukan hanya kegiatan pengenalan lingkungan sekolah. Lebih dari itu, menjadi titik awal perjalanan anak-anak dalam membangun karakter, beradaptasi, dan mempersiapkan diri menjadi generasi unggul Indonesia.

Ia pun mengajak seluruh orang tua untuk memberikan kepercayaan penuh kepada sekolah dalam mendidik putra-putri mereka.

“Percayakan kepada sekolah dan pemerintah. Doakan anak-anak agar betah belajar, sehat, nyaman, serta tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berakhlak mulia,” pesannya.

Dengan menjadi daerah pertama yang menggelar MPLS Sekolah Rakyat, Sumedang kembali menunjukkan komitmennya sebagai pelopor inovasi pendidikan nasional.

Bukan sekadar membangun gedung sekolah, tetapi juga membuka jalan bagi ratusan anak untuk menjemput masa depan yang lebih cerah melalui pendidikan yang setara, berkualitas, dan bermartabat.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *