Bupati Sumedang Motivasi 1.007 Mahasiswa Baru UNSAP dan STAI: Growth Mindset Jadi Kunci Hadapi Era AI

Bupati Sumedang Motivasi 1.007 Mahasiswa Baru UNSAP dan STAI: Growth Mindset Jadi Kunci Hadapi Era AI

SUMEDANG, RUANG IMAGI – Memasuki dunia perguruan tinggi, mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan akademik. Di tengah perubahan teknologi yang berlangsung cepat, kemampuan untuk terus belajar, beradaptasi, dan berkolaborasi menjadi bekal penting untuk menghadapi masa depan.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Sumedang saat menjadi narasumber dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 yang diikuti 1.007 mahasiswa baru Universitas Sebelas April (UNSAP) dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sumedang di GOR H. Dadan Hendarsyah UNSAP, Sabtu (5/9/2026).

Dalam orasi motivasinya, Bupati mengajak mahasiswa baru membangun growth mindset, yakni pola pikir yang memandang kemampuan sebagai sesuatu yang dapat terus dikembangkan melalui proses belajar, pengalaman, dan keberanian menghadapi tantangan.

Menurutnya, dunia pendidikan tinggi bukan hanya tempat untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga ruang untuk membentuk karakter, memperluas pengalaman, membangun jejaring, dan mempersiapkan diri menghadapi perubahan.

“Masa depan itu tidak ditunggu, tetapi dirancang. Yang bertahan di era sekarang bukan hanya yang paling pintar, tetapi yang paling cepat belajar dan beradaptasi. Jadikan tantangan sebagai peluang, dan beranilah keluar dari zona nyaman,” tegasnya.

Tantangan Era AI

Bupati juga mengingatkan mahasiswa bahwa perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), telah membawa perubahan besar dalam berbagai bidang kehidupan dan pekerjaan.

Karena itu, mahasiswa didorong tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memahami, memanfaatkan, dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi secara bijak.

“Teknologi akan terus berubah. Karena itu, jangan berhenti belajar. Kemampuan belajar sepanjang hayat akan menjadi modal penting untuk menghadapi perubahan yang semakin cepat,” pesannya.

Ia menekankan, mahasiswa perlu memiliki keberanian untuk mencoba hal baru, menerima kritik yang membangun, serta menjadikan kegagalan sebagai bagian dari proses menuju keberhasilan.

Empat Bekal Mahasiswa

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan sejumlah pesan penting yang dapat menjadi bekal mahasiswa selama menjalani kehidupan kampus.

Pertama, membangun growth mindset. Mahasiswa diminta terbuka terhadap kritik dan masukan, mau belajar dari kegagalan, serta menjadikan keberhasilan orang lain sebagai sumber inspirasi, bukan alasan untuk membandingkan diri secara negatif.

Kedua, membangun kolaborasi dan kontribusi. Menurutnya, keberhasilan tidak lahir dari kemampuan individu semata. Kemampuan bekerja sama, membangun jejaring, dan memberikan manfaat bagi lingkungan menjadi bagian penting dalam perjalanan mahasiswa.

Ketiga, memiliki visi dan arah hidup. Sejak awal memasuki perguruan tinggi, mahasiswa perlu menentukan tujuan yang ingin dicapai sehingga aktivitas akademik maupun kemahasiswaan dapat dijalani dengan arah yang jelas.

Keempat, memanfaatkan peluang pendidikan. Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumedang tengah merancang kebijakan Program Beasiswa Sumedang bagi mahasiswa sebagai bagian dari upaya mendukung akses dan keberlanjutan pendidikan tinggi.

“Gunakan masa kuliah untuk membangun kompetensi, karakter, jejaring, dan karya. Jadilah generasi yang tidak hanya sukses untuk dirinya sendiri, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Dorong Mahasiswa Jadi Bagian dari Perubahan

Kegiatan PKKMB 2026 yang menggabungkan mahasiswa baru UNSAP dan STAI Sumedang tersebut berlangsung interaktif. Para mahasiswa mendapat kesempatan menyimak langsung pesan dan pengalaman pembangunan daerah sekaligus motivasi mengenai tantangan generasi muda di tengah perubahan zaman.

Bagi Pemerintah Kabupaten Sumedang, penguatan kualitas sumber daya manusia merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah. Perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, tetapi juga generasi yang adaptif, inovatif, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan sertifikat penghargaan secara simbolis dari pihak rektorat UNSAP kepada Bupati Sumedang atas kontribusi dan motivasi yang diberikan kepada mahasiswa baru.

Pesan yang disampaikan menjadi pengingat bagi para mahasiswa bahwa memasuki perguruan tinggi bukan sekadar memulai perjalanan akademik, melainkan juga momentum untuk merancang masa depan, mengembangkan diri, dan mempersiapkan diri menjadi bagian dari perubahan.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *