Puskesmas Cimanggung Ditargetkan Beroperasi 1 Januari 2027, Akses dan Keselamatan Jadi Perhatian

Puskesmas Cimanggung Ditargetkan Beroperasi 1 Januari 2027, Akses dan Keselamatan Jadi Perhatian

SUMEDANG — Warga Cimanggung diproyeksikan segera memiliki fasilitas kesehatan yang lebih representatif. Pemerintah Kabupaten Sumedang menargetkan UPTD Puskesmas Cimanggung mulai fungsional pada 1 Januari 2027.

Target tersebut disampaikan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat meninjau langsung progres pembangunan Puskesmas Cimanggung di Jalan Parakanmuncang, Desa Sindanggalih, Kecamatan Cimanggung, Senin (21/9/2026).

Tak hanya mengejar penyelesaian fisik, Dony menaruh perhatian pada dua hal lain yang dinilai penting sebelum fasilitas kesehatan tersebut digunakan masyarakat: kualitas bangunan dan keamanan akses menuju puskesmas.

Dalam peninjauan itu, Bupati meminta Dinas Kesehatan dan Dinas Pekerjaan Umum memastikan pembangunan berjalan sesuai target. Jika ditemukan kendala di lapangan, koordinasi diminta dilakukan secepatnya agar persoalan tidak berlarut dan mengganggu jadwal operasional.

“Pembangunannya tepat waktu. Kalau ada kendala cepat koordinasikan,” ujar Dony.

Ia juga menyampaikan bahwa pengembangan fasilitas kesehatan tersebut akan dilanjutkan pada tahun berikutnya dengan pembangunan layanan rawat inap.

Jalur Turunan Jadi Perhatian

Salah satu perhatian Bupati adalah kondisi akses menuju lokasi puskesmas yang berada di area turunan Jalan Cimanggung.

Ketika puskesmas mulai beroperasi, aktivitas kendaraan diperkirakan meningkat seiring masyarakat yang datang untuk mendapatkan layanan kesehatan. Karena itu, aspek keselamatan lalu lintas diminta dipersiapkan sejak sebelum puskesmas dibuka.

Dony meminta Dinas Perhubungan melengkapi fasilitas keselamatan seperti warning light dan zebra cross di sekitar jalur menuju puskesmas.

Sementara itu, Satpol PP dan kepolisian diminta ikut memastikan keamanan serta ketertiban arus kendaraan ketika fasilitas kesehatan tersebut mulai beroperasi.

“Nanti ada yang mengamankan jalan demi keamanan, ketertiban, dan keselamatan. Ini kita lakukan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan puskesmas ini harapan warga Cimanggung,” katanya.

PKL Diminta Tidak Menutup Akses

Selain keselamatan lalu lintas, persoalan aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di sekitar jalur menuju puskesmas juga menjadi perhatian.

Dony meminta jalur di sekitar fasilitas kesehatan tersebut disterilkan sejak awal agar tidak menimbulkan persoalan baru ketika jumlah pengunjung meningkat.

Menurutnya, langkah penataan perlu dilakukan sebelum puskesmas beroperasi, bukan setelah muncul kemacetan atau kesemrawutan.

“Pastikan di jalur jalannya tidak ada PKL. Kita lebih baik mencegah dari sekarang, kalau sudah berdiri nanti sulit ditertibkan,” ujarnya.

Penataan akses tersebut diharapkan membuat mobilitas kendaraan, pasien, tenaga kesehatan maupun masyarakat yang datang ke puskesmas dapat berlangsung lebih aman dan tertib.

Jangan Kejar Cepat, Tapi Lupakan Mutu

Di tengah target penyelesaian pembangunan, Dony mengingatkan pelaksana proyek agar percepatan pekerjaan tidak dilakukan dengan mengorbankan kualitas.

Ia meminta material dipastikan tersedia dan memiliki kualitas yang baik. Jika dibutuhkan untuk mengejar target waktu, penambahan tenaga kerja dapat dilakukan.

“Kalau perlu percepatan, tambah SDM-nya. Material harus siap tersedia. Pastikan berkualitas dan tahan lama. Hasilnya bagus, berkualitas, dan tahan lama. Jaga kualitasnya,” tegasnya.

Puskesmas Cimanggung sendiri dibangun di atas lahan seluas 2.752 meter persegi. Bangunan dirancang dua lantai dengan luas lantai pertama 546,10 meter persegi, sementara lantai kedua memiliki luas 491,40 meter persegi.

Dengan target operasional 1 Januari 2027, pembangunan fasilitas tersebut kini memasuki tahap penting. Bukan hanya memastikan bangunan selesai, pemerintah juga menyiapkan lingkungan dan akses di sekitarnya agar ketika pintu pelayanan dibuka, masyarakat dapat langsung memperoleh layanan kesehatan dalam kondisi yang aman, tertib, dan nyaman.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *