Bupati Dony: “Turunkan Kabel”, Sumedang Siap Jadi Percontohan Penataan Telekomunikasi

Bupati Dony: “Turunkan Kabel”, Sumedang Siap Jadi Percontohan Penataan Telekomunikasi

Sumedang, 22 April 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumedang menunjukkan keseriusannya dalam menata infrastruktur telekomunikasi yang selama ini dinilai semrawut. Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, saat menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) perapihan kabel jaringan telekomunikasi di Gedung Negara, Rabu (22/04/2026).

Penandatanganan MoU dilakukan antara Bupati Sumedang dan Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) Jawa Barat, Yudiana Arifin, sebagai langkah awal penataan kabel yang lebih tertib dan terintegrasi di wilayah Sumedang.

Dalam sambutannya, Bupati Dony menegaskan bahwa keberadaan jaringan telekomunikasi memang penting, namun harus diimbangi dengan tata kelola yang baik agar tidak mengganggu estetika maupun keselamatan lingkungan.

“Kita butuh telekomunikasi sebagai bagian penting dalam komunikasi masyarakat. Namun di sisi lain, kabel bisa menjadi persoalan jika tidak tertata. Maka saya tegaskan, turunkan kabel sekarang juga dan rapikan,” ujarnya.

Menurutnya, penataan kabel bukan sekadar persoalan teknis, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang dengan target yang jelas.

“Tidak boleh ada lagi kesan semrawut. Harus ada timeline yang jelas agar kita punya target Sumedang bebas kabel yang tidak tertata,” tambahnya.

Lebih jauh, Bupati mengajak seluruh pihak terkait untuk memiliki pola pikir kolaboratif dalam menyukseskan program tersebut. Ia menilai penataan kabel harus menjadi gerakan bersama demi mendukung pembangunan daerah.

“Kita harus punya mindset bekerja bukan untuk diri sendiri, tetapi untuk kepentingan bersama. Penataan kabel ini harus menjadi gerakan kolektif,” tegasnya.

Bupati Dony juga menargetkan Sumedang dapat menjadi daerah percontohan dalam penataan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.

“Sumedang harus jadi percontohan dalam penataan kabel yang rapi dan terintegrasi,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Korwil Jawa Barat, Yudiana Arifin, menjelaskan bahwa program penataan kabel ini telah lebih dulu diterapkan di sejumlah kota dan kabupaten di Jawa Barat, dan kini mulai diimplementasikan di Sumedang.

“Program ini mencakup pelabelan kabel yang semrawut serta penataan jaringan di titik-titik strategis. Termasuk rencana relokasi kabel di kawasan Alun-alun dengan cara menurunkan kabel agar lebih tertata,” jelasnya.

Ia menambahkan, langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan telekomunikasi sekaligus memperindah wajah kota.

Usai penandatanganan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung kondisi kabel di Jalan Kartini yang menjadi salah satu lokasi prioritas penataan.

Dengan dimulainya program ini, Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap tercipta lingkungan yang lebih rapi, aman, dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus mendorong Sumedang menjadi contoh dalam pengelolaan infrastruktur telekomunikasi yang modern dan tertata.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *